daya tarik menarik

Happy Tuesday…

Semoga kebaikan dan kebahagiaan hati menjadi pilihan kita menjelang akhir pekan ini karna keruhnya hati lebih pada persepsi yang kita bangun sehingga menjadi realita dalam kehidupan kita.

Seringkali kita mendengar  Hadis riwayat Abu Hurairah ra, ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku.
Hal ini lebih menguatkan bahwa sesungguhnya hidup ini adalah rentetan peristiwa dengan daya tarik menarik yang berawal dari pikiran, ide, perasaan atau prasangka. Ketika kita menganggap Allah dekat dengan hamba-Nya maka Ia akan terasa begitu dekat dengan diri kita. Ketika kita merasa hidup ini penuh dengan kebaikan maka kita menarik kebaikan-kebaikan dalam hidup kita. Bahkan ketika kita berpikir dan merasa citra diri rendah maka tindakan kita pun akan memberi respon yang sama.

Realitas hidup tercipta berdasarkan apa yang kita pikirkan, rasakan, percaya dan terima. Cobalah, anda bangun pagi hari dan merasa hari ini sangat buruk sekali dan anda percaya dan menerima bahwa hari itu benar-benar buruk maka hidup akan merespon seperti yang anda inginkan, bahkan kejadian yang biasa-biasa saja akan terlihat buruk bagi anda.

Hukum daya tarik menarik atau istilah fisikanya hukum gravitasi berlaku dalam semua aspek kehidupan. Sayangnya, manusia lebih banyak menarik, berpikir, merasakan, meyakini, dan lebih menerima hal-hal yang negatif dalam kehidupannya. Pola berpikir cenderung berdasarkan pengalaman daripada menciptakan hal-hal yang benar-benar mereka inginkan.

Yeah, only when you believe….

17 Comments (+add yours?)

  1. F. I. Ilyas
    Apr 25, 2008 @ 09:25:00

    quote dari The Secret-nya Rhonda Byrnes atau buatan lokal bertajuk Quantum Ikhlas nih?

    salut lah buat Teh Nina…

    Reply

  2. serendipity55
    Apr 25, 2008 @ 10:29:15

    yup, both are true plus ‘la tahzan’…hehehe….
    masih pengen develop my insight khusus tentang ‘the secret’ dealing with ‘qadha dan qadar’…harus banyak observe di Al Qur’an and hadist neh…plus butuh mentor…

    Reply

  3. opreker
    May 04, 2008 @ 08:58:43

    hi Nina,
    as always lu selalu punya tulisan yang menarik dech🙂
    gw ikutan yach ….

    Al Qur’an yang mengatakan, ” Sesungguhnya Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku” >> gw mulai dari sini yach …

    sebelumnya gw coba quote tulisannya elu yach “Ketika kita menganggap Allah dekat dengan hamba-Nya maka Ia akan terasa begitu dekat dengan diri kita”

    Gw coba quote lebih kecil lagi “Ketika kita menganggap” dan “maka Ia akan terasa begitu dekat dengan diri kita”.

    Poinnya adalah apakah sesimple dan semudah itu ? Dan perhatikan quote yang aku persempit tadi.

    “Kita menganggap” itu berarti satu arah khan.
    “maka Ia akan terasa begitu dekat dengan diri kita” apakah itu hanya perasaan kita yach ? ato benar-benar kenyaataan ? nach …

    untuk sementara itu aja dulu yach🙂

    Reply

  4. serendipity55
    May 05, 2008 @ 04:29:32

    thanks for the comment…
    well, i’m tryin’ to answer based on what i’ve comprehended…

    pada kenyataannya Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya, malah lebih dekat dari urat leher mereka (pernah dengar khan dalam tausiyah?). manusia sendiri yang membuat hijab antara dirinya dengan Allah dengan prasangka-prasangka mereka.

    …dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam prasangka (Q.S Al Ahzab: 10)

    sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran (Q.S Yunus: 36)

    konteks kalimat: “kita menganggap” adalah prasangka…dan apa yang menjadi prasangka akan mewujud dalam keyakinan, sikap dan tindakan.
    jika “kita menganggap” Allah dekat dengan kita maka kita yakin segala sesuatu yang kita lakukan akan dibawah pengawasannya maka dalam tindakan kita akan selalu berusaha selalu dijalan-Nya

    contoh lainnya ketika kita berdoa, bukankah itu komunikasi satu arah juga tapi karna keyakinan/anggapan kita Allah mendengarkan doa kita maka kita berdoa…

    berdoalah kepada-Ku niscaya akan kuperkenankan bagimu….(Q.S Al Mukmin: 60)

    semoga hati kita selalu diberi petunjuk menuju cahaya-Nya…amin

    Reply

  5. opreker
    May 05, 2008 @ 14:46:48

    ok i like it ……

    Quote :
    ” pada kenyataannya Allah SWT sangat dekat dengan hamba-Nya, malah lebih dekat dari urat leher mereka (pernah dengar khan dalam tausiyah?). ”
    >> benar, tapi itu arti secara harfiah kah ?, kalo memang itu benar itu terjadi secara fisik, berarti Allah berada di muka bumi ini ? Benarkah ? Trus kenapa untuk “bertemu” Allah nabi Muhammad harus melakukan perjalana yang “jauh” itu ? Apakah itu menjelaskan “Allah lebih dekat dari urat leher mereka” ? Maaf, aku rasa tidak !!!🙂

    Saranku (lihat quote dibawah ini)
    Quote :
    “…dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam prasangka (Q.S Al Ahzab: 10)”
    dan satu lagi
    “sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran (Q.S Yunus: 36)”

    perlukan aku pastekan satu surah lengkap dari Q.S Al Ahzab dan Q.S Yunus ? Maaf, jangan sembarangan memenggal ayat yach kemudian mengambilnya sebagai argumen, TOLONG lihat kembali secara keseluruhan untuk mengambil dari ayat-ayat (yang dengan sepihaknya) telah kamu penggal-penggal😦

    Ada satu persamaan antara Q.S Al Ahzab: 10 dan Q.S Yunus: 36, lihatlah baik-baik dimana persamaannya (secara lengkap ayat dan surahnya) apakah itu mendukung argumenmu tentang “Kedekatan kita dengan Allah `secara` prasangka belaka ?”

    Yang aku bahas (lihat quote dibawah ini)
    Quote :
    “Kita menganggap” itu berarti satu arah khan.
    dan
    ““maka Ia akan terasa begitu dekat dengan diri kita” apakah itu hanya perasaan kita yach ? ato benar-benar kenyaataan ? nach …”

    Nach untuk sementara itu dulu …..🙂

    Reply

  6. serendipity55
    May 06, 2008 @ 04:00:05

    alhamdulillah…setiap quote yang ada dijadikan kajian untuk lebih memahami hakikatnya. pun memberikan peluang bagi saya untuk belajar lebih banyak karena pemahaman manusia tentang keberadaan Allah SWT sangat terbatas. bahkan pengetahuan kita tentang-Nya pun adalah atas kehendak-Nya dengan berdasarkan keterangan-keterangan yang diberikan-Nya dalam Al Qur’an dan Hadist

    more information tentang keberadaan Allah juga dibahas di sini, silahkan browsing : http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg04211.html

    untuk quote : “kita menganggap” berarti satu arah, benar kenyataannya adalah satu arah (sama seperti do’a)
    “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaaf : 16)

    kemudian apakah kita yakin itu akan menjadi komunikasi dua arah (mendapat feedback dari Allah SWT)…itu pun berdasarkan keyakinan kita pada ayat berikut ini :
    Apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawa­blah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku…(QS Al-Baqarah: 186).

    “maka Ia akan terasa begitu dekat dengan diri kita”, apakah itu hanya perasaan? -> benar itu adalah perasaan…karna ada hal-hal yang tidak bisa disentuh dengan logika hanya bisa dirasakan…
    Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Hadid : 4)
    Seperti ketika Rasulullah berkata pada Abu Bakar saat berada di dalam gua, “Jangan kamu sedih, Allah beserta kita”. yang dimaksudkan adalah merasakan kebersamaan-Nya.

    Reply

  7. opreker
    May 06, 2008 @ 09:19:53

    hi .. lagi …..

    Qoute lagi :
    “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaaf : 16) “

    Mau lihat lanjutan surat itu ?

    Qoute :
    “ [yaitu] ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. (17) “ (QS. Qaaf : 17)

    See what I mean by (see qoute below)

    Qoute :
    “perlukan aku pastekan satu surah lengkap dari Q.S Al Ahzab dan Q.S Yunus ? Maaf, jangan sembarangan memenggal ayat yach kemudian mengambilnya sebagai argumen, TOLONG lihat kembali secara keseluruhan untuk mengambil dari ayat-ayat (yang dengan sepihaknya) telah kamu penggal-penggal ”

    Lihat khan kekeliruan yang kamu buat ……

    Perlu aku bahas gak ? Ato kamu gak buat kesalahan seperti itu lagi dengan menjadikan Al Qur’an bahan argumen (dengan memotong-motongnya)

    Aku rasa argumenmu diatas itu terbantah dengan sambungan ayat (yang kamu berikan sendiri) itu khan …..

    Itu dulu yach …..🙂

    Reply

  8. opreker
    May 06, 2008 @ 11:27:09

    semakin asyik nech diskusinya🙂

    Reply

  9. serendipity55
    May 06, 2008 @ 12:09:13

    terima kasih untuk mengingatkan untuk tidak sembarang memenggal ayat…

    sejauh ini saya rasa tidak ada pertentangan dalam kutipan ayat dan hadist yang saya kutip (inshah Allah…jika anda tidak sependapat mohon dibahas)
    “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaaf : 16) “

    “Kami telah menciptakan manusia” dan “Kami lebih dekat kepadanya”, “Kami” merujuk kepada satu yaitu Allah SWT….

    untuk lanjutan “(Yaitu) ketika dua malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.”(Q.S Qaaf : 17-18 ) 8)
    menjelaskan malaikat bukan Allah SWT. malaikatpun diposisikan disebelah kanan dan disebelah kiri bukan pada urat leher manusia…

    Reply

  10. opreker
    May 07, 2008 @ 05:46:31

    kayaknya gw harus buat postingan sendiri nech ….
    lu melenceng mulu dech😦

    Reply

  11. serendipity55
    May 07, 2008 @ 06:30:13

    baiklah…aku tunggu postingannya. tolong dibahas ayat mana yang sembarang saya kutip?

    tentang surah Al Ahzab:10 dan Yunus:36 yang saya lampirkan…tolong dilihat sebelumnya terdapat quote :
    manusia sendiri yang membuat hijab antara dirinya dengan Allah dengan prasangka-prasangka mereka.
    hijab yang dimaksud adalah prasangka yang tidak didasarkan dengan kebenaran, contohnya: ada orang mengatakan Allah tidak adil, dsbnya…
    segala yang saya jelaskan pun selalu kembali kepada Al Qur’an dan Hadist karna dari situlah terdapat petunjuk dan kebenaran bukan sekedar mengutip..inshah Allah…:-)

    semoga ini bukan sekedar diskusi adu argumen tapi mencari kebenarannya….

    terima kasih

    Reply

  12. opreker
    May 08, 2008 @ 07:14:04

    Reply

  13. dee
    May 09, 2008 @ 08:41:27

    Assalamualaikum saudariku Nina…
    Ucapkan saja ‘Wallahu ‘alam bi showwab’, yang penting dirimu percaya terhadap apa yang telah kamu yakini, hakikatnya hanya kamu dan Allah, SWT yang tahu. Kita memang tidak pernah berhenti untuk belajar selalu mengenal-Nya.
    Amin…
    Wa’alaikumsalam

    Reply

  14. beta
    May 10, 2008 @ 16:56:41

    Santai aja saudaraku opreker, selalu ada orang kyk dee yang mundur dalam diskusi dan menggap dengan begitu ia akan selalu benar. Kalimat si dee itu pertanda ia orang yang tidak berani terbuka dan berdebat dengan orang lain dan menganggap dirinya yang paling benar, kalo tidak berarti dia berani dong bertukar pikiran, yaa khan, maju terus saudaraku opreker

    Reply

  15. F. I. Ilyas
    May 14, 2008 @ 09:09:57

    perlu dimasukin ke Today’s Dialogue nih… tapi kok mirip debat kusir?

    Reply

  16. ratna
    Apr 28, 2010 @ 08:11:44

    mba… tulisannya bagus…🙂..
    boleh share ga..? tar dicantumkan sumbernya koq..:-)

    Reply

  17. serendipity55
    Apr 29, 2010 @ 10:54:35

    seep…free youw…😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: