9 : 1

Rasulullah Saw berkata kepada sahabatnya ‘dari sepuluh rejeki, sembilan didapatkan dari berdagang, dan satu rejeki dari yang lain. Mungkin ini alasan mengapa nabi Muhammad saat itu mencari rejeki dengan berdagang.

Berdagang lebih dekat dengan kata memasarkan, menjual atau bahasa umumnya ‘marketing’. Tanpa disadari hampir semua orang melakukan ini, ‘berdagang’. Berdagang mempunyai cakupan yang lebih luas, bukan sekedar tukar menukar barang tapi juga jasa. Jasa kini pun merupakan produk pemasaran yang mengalami perkembangan pesat, contohnya ; jasa angkutan, jasa pengiriman barang (cargo), atau jasa konsultan.

Ilmu berdagang atau memasarkan pun semakin kompleks. Pakar-pakar pemasaran juga semakin berjamuran menjual jasa konsultasi pemasaran/the way of selling.

Tantangan perdagangan bebas dan perkembangan teknologi membuat dunia pemasaran sangat penting dan menarik untuk dibahas. Pemasaran kini tak hanya sebatas membahas bagaimana menjual dan berapa barang yang terjual. Pemasaran mulai membahas bagaimana membangun branding image pada produk, promosi yang inovatif dan atraktif, bagaimana dealing with customer, bagaimana mengenal customer’s psychology atau membaca kebutuhan pasar/market, bahkan anda sebagai pemasar/pedagang merupakan subyek dan obyek yang sangat menentukan keberhasilan penjualan.

Mungkin kita sudah sering mendengar kisah-kisah sales ‘door to door’ yang benar-benar bekerja sesuai dengan jerih payahnya. Mereka bekerja berdasarkan penjualan yang mereka lakukan tanpa gaji tetap. Aku juga pernah merasakan hal itu. Membuat daftar nama orang-orang yang akan menjadi calon pembeli, mencatat nama dan nomor telepon mereka, menghubungi mereka, membuat janji, presentasi, mencoba meyakinkan mereka untuk membeli produk yang dijual, follow up, menghadapi penolakan, meminta  referensi, mencoba memenuhi target, meeting penjualan, evaluasi penjualan, closing (ini yang paling kusuka!) dan harus keep survive to generate leads and referral (it is the blood of selling).

Butuh extra kesabaran dan semangat, motivasi juga sangat penting untuk membuat seorang salesman tetap extend.Pernah nonton The Pursuit of happyness, yang diperankan Will Smith dan anaknya. Huge, it’s the one of the inspired movie I ever watched. Kisah nyata yang diangkat di layar lebar, kisah tentang seorang ayah ‘single parent’ yang membesarkan anaknya. Dia seorang salesman alat kedokteran, miskin dan tak punya tempat tinggal tetap. Bagian yang paling mengharukan waktu dia dan anaknya diusir dari rumah kontrakannya dan mereka sama sekali tak punya uang untuk tinggal di motel sekalipun dan penginapan tunawisma pun telah penuh, tak bisa menampung mereka. Akhirnya mereka harus tidur di toilet umum kereta bawah tanah. hiks..hiks..

Ketekunan, semangat dan keyakinan yang kuat bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan dan pasti akan ada hasil adalah hikmah yang dapat kuambil dari film tersebut.

Well, balik lagi tentang dunia marketing. Intinya, semua orang membutuhkan skill menjual/memasarkan, mengapa? Sebab semua orang ingin menawarkan suatu nilai kepada orang lain, baik itu ide, personality, barang, jasa ataupun keahlian. Contohnya seseorang diterima bekerja pada suatu perusahaan karna ia menjual/mempromosikan keahliannya. Meskipun keahliannya bukanlah sebagai penjual tapi keahliannya lah yang dibeli oleh perusahaan itu. Seberapa baik kita menjual menentukan seberapa besar orang memberi nilai dan ingin membeli penawaran kita. So, Happy selling man!

2 Comments (+add yours?)

  1. Supir Bemo
    Jan 19, 2009 @ 06:31:08

    yaaak!!!! setuju!!!

    ayooo jualaaann!!!!

    Reply

  2. serendipity55
    Jan 19, 2009 @ 09:31:05

    yuuukk…jadi ingat kata na om james…
    “it started from product, and gets into sevice…after that gets into image/brand then gets into lifestyle/trend…”
    owesome rite? kalo dagangan kita jadi lifestyle buat orang lain!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: