weekend ini ada kegiatan kantor di mega mendung, bogor. kali ini agak beda, biasanya meeting kantor ga jauh-jauh dari agenda national marketing plan ato pengenalan program dan teaching methodology yg updated..
kali ini pun ‘pure’ hanya dari center2 milik owner kami, and fully arranged by them..
kegiatannya berbau religius hampir mirip-mirip pesantren kilat kalo lihat dari ‘time table-x’, but dunno if this time would be different.. sampe Emma, nyeletuk ‘mungkin pak Yus meragukan keislaman kita’…wkkkk, jgn sensi gitu dunk bu…!
(more…)
May 2009
May 23, 2009
May 13, 2009
benarkah kita hidup dalam serba kekurangan?
Posted by serendipity55 under Caliph, belief, bussiness, character, musing, psychology | Tags: artikel, business, cerita, choice, hikmah, Kehidupan, Life, out of the box, renungan, springkling, story |[3] Comments
lage2 copas ni temanz, dari kang Dadang Kadarusman
semoga bermanfaat….
Banyak sekali kekurangan dalam diri kita. Kurang mancung. Kurang putih. Kurang kaya. Kurang pintar. Dan beragam macam kurang-kurang lainnya. Oleh karena itu, kita tidak pernah kekurangan alasan untuk bersembunyi dibalik serba kekurangan yang kita miliki. Sampai-sampai, alasan yang kita kemukakan itu tidak lagi bisa diterima akal karena sama sekali tidak bermutu. Herannya, semakin hari kita semakin nyaman dengan beragam alasan itu. Seolah-olah kita sudah menjadi sahabat terbaik bagi para alasan dan enggan beranjak barang sedikit saja dari tempat persembunyian itu. Padahal, kita percaya bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Dan kita juga percaya bahwa dibalik ketidaksempurnaan itu; ada orang-orang yang bisa menghasilkan pencapaian tinggi. Tapi, mengapa bersembunyi dibalik kekurangan diri ini kok terasa begitu nikmat?
(more…)
May 2, 2009
ayat-ayat poligami
Posted by serendipity55 under Caliph, belief, education, islam | Tags: artikel, book, Kehidupan, khalifah, muslimah, perempuan, wanita |[34] Comments
salam penuh syukur atas limpahan rahmat Allah SWT yang tak terputus kepada hamba-Nya dan sholawat kepada junjungan Rasulullah SAW…
beberapa minggu yang lalu, dalam momen peringatan hari Kartini sebuah stasiun TV menyajikan biografi ibu Kartini dengan sangat personal tentang kehidupannya serta pandangannya pada perilaku sistem politik, budaya, agama dan sosial terhadap perempuan saat itu. tersirat bahwa agama dan budaya sangat berperan kuat dalam ke”marginal”an perempuan. Kartini juga menceritakan kepasrahannya ketika dia dinikahkan dengan seorang laki-laki pilihan orangtuanya dan dijadikan istri ke-4 pada saat itu.
gerakan emansipasi saat ini terus menyuarakan kesetaraan gender. sisi baik yang berkembang adalah bahwa wanita semakin sadar peran sertanya dalam pembangunan (domestik maupun publik) juga sangat penting. sisi buruknya gerakan emansipasi tanpa landasan pemikiran yang kuat akan bertolak belakang dengan nilai-nilai agama, bahkan kesalahan konteks dalam pemahaman tentang kesetaraan itu sendiri carut marut karna melawan fitrahnya sendiri. gerakan emansipasi kemudian menyalahkan agama yang mempunyai andil dalam sistem ketidakadilan hak asasi manusia, khususnya bagi perempuan.
kontroversial tentang praktek poligami yang diperbolehkan dalam islam adalah salah satu propaganda dari para pejuang feminisme. bahkan tidak sedikit umat muslimin dan mayoritas muslimat yang menolak implementasi poligami.
kebenaran diperbolehkannya poligami tersurat dalam kitab suci Al Qur’an dan hal tersebut telah dipraktekkan oleh Rasulullah SAW. lalu dimanakah letak kesalahannya? bagaimanakah kita memahami ayat-ayat yang berkenaan dengan poligami? benarkah poligami sebagai jalan untuk mengumbar syahwat?
(more…)