Loh-loh kok gitu sech??..emang lagunya Dewiq??hehehe… Secara, 2×2:4 khan??bisa 3 gitu, napa?binun?bagooosss… Kemaren juga asli binun dengar analogi tentang hidup dari seorang pak tua…jangan-jangan ga lulus “ilmu pasti” waktu sekolah rakyat doeloe…hihihi

manusia selalu mengharapkan semuanya dengan sempurna, ideal, pasti, penuh logika…padahal kesempurnaan itu hanya milik Allah, kata pak tua pelan dan tersenyum…hmmm, terdengar seperti kata orang kebanyakan tapi waktu itu menelusup ke telinga, memenuhi langit-langit otak korteksku, menusuk hingga ke unconscious mind seorang melankolis perfeksionis dan ruang kesadaranku diantara peng-aku-an dan pertanyaan.

Menguraikan perkalian “asal-asalan” itu… satu yang tidak disebutkan dalam logika 2×2:3 adalah ketentuan Allah Swt…sunnatullah yang ditetapkan atas ilmu-Nya. Mengapa harus ada kata inshah Allah?? Mengapa asma’ul husna hanya 99?? bukankah dia berkuasa untuk menggenapkannya menjadi 100?? Laa ilahaillallahu…

Lalu mengapa manusia begitu sombong??…padahal jubah kesombongan itu hanya milik Allah Swt…Allahu Akbar…