Tahukah anda, 60% wanita Indonesia yang terjangkit virus Hiv ternyata tertular dari suami mereka yang notabene “laki-laki baik-baik“, yang suka jajan di luar rumah dan saking baiknya selalu membawa oleh-oleh buat keluarga mereka
Dari sekitar 216.000 penduduk Indonesia yang telah dinyatakan positif Hiv/Aids disebabkan bermacam-macam kasus seperti sex bebas dan penyimpangannya, pengguna narkoba yang bergantian jarum suntik dan bayi/anak hasil hubungan dari pasangan positif Hiv/Aids…btw, ini bukan lagi isu yang baru dibicarakan tapi hal ini tetap tabu dibicarakan bagi kebanyakan orang.
Menariknya, masyarakat secara umum tidak sadar bahwa Hiv/Aids hanyalah akibat, penyebabnya lebih kepada rusaknya tatanan nilai-nilai moral dalam kehidupan sosial dan ekonomi baik diwilayah publik maupun domestik (keluarga) yang perlu mendapat perhatian. Sebutlah; sex bebas dan penyimpangannya, pornografi, pemenuhan kebutuhan hidup (ex: menjual sex), kecanduan narkoba (dan bergantian alat suntik), hingga masalah keluarga (broken home)… So, what’s the point?… it means “secara langsung atau tidak langsung semua orang punya peluang terjangkit penyakit mematikan ini”
Bahkan Elizabeth Pisani, seorang peneliti epidemologi yang telah bergelut bertahun-tahun meneliti penyebaran virus Hiv/Aids di Indonesia berkelakar di Kick Andy show ketika di interview, budaya “gotong-royong” di Indonesia pun bisa menjadi penyebab cepatnya penyebaran virus Hiv. Loh, gotong-royong apa dulu jeung?! Yah, untuk para pemakai narkoba yang suka beli “patungan” dan make’ patungan (baca: solidaritas dalam kebego’an), kemudian kebego’an kuadrat; mereka juga bergantian suntik…Pfiuhh…
Hanya saja, sadarkah kita… semakin masyarakat tidak perduli bahwa pencegahan penyebaran penyakit ini adalah tanggung jawab kita bersama, maka akan semakin cepat virus ini menjangkiti…mungkin bukan anda, mungkin keluarga anda, mungkin teman anda, mungkin teman anda punya teman atau keluarga jauh anda… semakin kita menjauh dan tidak perduli, virus ini akan membangun komunitasnya…tersembunyi, move underground, till it said; gotcha…here i am in your body!
Salut, buat lembaga-lembaga penanganan Hiv/Aids yang terus merangkul para ODA, membangun kesadaran sosial…bahwa that’s life, semua orang pernah jatuh, semua orang pernah salah bukan hanya karna sebuah pilihan, mungkin juga kebuntuan…
Well, bagi anda yang belum terjangkit…bersyukurlah dan keep watch out!
bagi anda yang punya peluang besar terjangkit, segera memeriksakan diri, ajak pasangan anda untuk ikut pula memeriksakan diri. .
dan bagi anda yang telah terjangkit Hiv/Aids, berbesar hatilah karna anda masih punya kesempatan untuk bertobat karna sisa hidup anda adalah saat terbaik untuk melakukan sesuatu yang berharga bagi diri anda dan orang yang anda cintai…bersyukurlah…
November 7, 2008 at 3:30 p11
wuiiihhh dalam ….. emang “masyarakat” kita di bangun dalam kemunafikan, tidak berani berbicara “isi hatinya” secara gamblang, btw ada kelemahan dalam statistik tuch
Nanti kalo sempat aku bahas dech yach
November 7, 2008 at 3:30 p11
ok, just mention it… thanks
November 30, 2008 at 3:30 p11
Reformasi Kesehatan:
1. Build Healthy public policy
2. Create supportive environments
3. Strengthen Community Actions
4. Develop Personal Skills
5. Reorient Health Services
Masalah Kesehatan diakibatkan oleh banyak faktor, jadi dibutuhkan penyelesaian secara menyeluruh, jangan setengah-setengah….
Selamat Hari AIDS 1 Desember 2008
December 1, 2008 at 3:30 p12
wew…orang kesehatan neh yg ngomong…tul bro!