Posted by serendipity55 under
springkling | Tags:
do'a |
1 Comment
Ya Rabb… dengan ilmu-Mu tentang yang ghaib dan dengan segala kekuasaan-Mu. Hidupkanlah aku tatkala kehidupan itu lebih baik bagiku dan matikanlah aku tatkala kematian itu lebih baik bagiku.
Aku memohon kepada-Mu ketakutan tatkala sembunyi-sembunyi dan terang-terangan. Aku memohon kepada-Mu tujuan tatkala miskin dan kaya. Aku memohon kepada-Mu perkataan yang benar tatkala marah dan ridha.
Ya Rabb… berikanlah aku kesenangan hati yang tiada terputus dan kenikmatan rahmat-Mu yang tiada habis.
Aku memohon kepada-Mu, tunjukkanlah aku, keluargaku, dan kaum muslimin jalan yang benar…jalan orang-orang yang kau mudahkan dan lapangkan hati mereka dalam ketaqwaannya.
Ya Rabb… ampunilah aku, dekatkanlah aku kepada-Mu dan penuhilah aku kerinduan bersua dan memandang wajah-Mu bukan dalam keadaan sulit yang ada mudharatnya dan bukan pula dalam keadaan senang yang menyesatkan.
Ya Rabb… mudahkan aku atas rejeki, kesehatan, jodoh, kedudukan dan keturunan, yang baik untuk agamaku, penghidupanku dan penghabisanku.
Ya Rabb… sungguh Engkau Maha Baik dan aku hamba-Mu yang selalu lupa dan khilaf… maafkanlah aku… Aku memohon perlindungan dari-Mu atas segala keburukan, bagiku, keluargaku dan kaum muslimin… jadikanlah kami hamba-Mu yang selalu kuat dalam setiap ujian dengan penuh tawakkal dan tawadhu. Amien…
Posted by serendipity55 under
poem | Tags:
poem,
puisi |
[4] Comments
kau surga hatiku di hidup dan matiku
setiap hela nafasku adalah cintamu
kau sempurna menutupi kelemahanku
dan kau selalu hadir menguatkanku
kau tak pernah ingkar meski kadang aku khianat

aku mau kau berkuasa dalam diriku
menuntunku selalu berada di jalanmu
cukup bagiku engkau…
karna aku adalah setitik dari kemurahan hatimu
karna kau tanpa pamrih…
Posted by serendipity55 under
character | Tags:
belief,
human,
Life |
Leave a Comment
Seberapa yakin kita pada belief yang kita anut?
Begitu banyak hal yang membentuk belief yang kita yakini kebenarannya. Belief secara umum dapat kita peroleh dari agama, pendapat yang telah dipertimbangkan secara kokoh, rasa percaya atas sesuatu atau seseorang adalah baik atau efektif, penerimaan prinsip atau doktrin dari seseorang atau sebuah kelompok, dan penerimaan sesuatu bahwa itu adalah benar dan nyata yang didasari perasaan yang bersifat emosional atau spiritual (Encarta, elektronik dictionary)
Begitu kompleks hal-hal yang dapat membentuk suatu belief, semuanya adalah simpulan dari pengalaman masa lalu dan hal-hal yang kita pelajari. Namun belief dapat dengan sangat pintas untuk membuat suatu keputusan dan sebagai generalisasi untuk membantu kita bereaksi dengan cepat tanpa harus lama-lama berpikir. Membentuk aturan-aturan untuk membantu dan memudahkan kita untuk menjalani hidup sehingga pada dasarnya belief bergerak diantara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar kita. (the nature of beliefs, adi w. gunawan)
(more…)
Posted by serendipity55 under
Caliph,
musing | Tags:
business,
khalifah,
Life |
Leave a Comment
Ketika ditanya mengenai sukses, jawaban yang muncul biasanya, sukses adalah berhasil. Sukses adalah tercapainya tujuan. Atau jawaban yang sedikit panjang, sukses adalah berhasil meraih kebahagiaan, mendapatkan apa yang diidamkan dan ketenangan hati.
Bagi kita yang pernah mengalami kesulitan ekonomi, atau pada dasarnya dididik mencari uang misalnya, maka jawaban yang muncul adalah sukses sama dengan banyak uang alias kaya.
Pengertian sukses banyak macamnya, tergantung latar belakang dan tujuan hidup masing-masing orang. Sukses bagaimanakah yang kita cari?
(more…)
It is one of the theme in The Jakarta Post Weekender last week which talked about ethnic Chinese in Indonesia. Well, i won’t discuss it, doesn’t meant that I’m afraid talking about it here but today I would like to discuss about some ‘identities’ for this nation.
I read an article in Jakarta Post, it mentioned that we called as ‘tempe nation’ coz tempe is one of main course in Indonesia. You might see how is reaction of this nation to the increasing price of soy bean, no wonder…
Moreover, the article also called this nation as ‘smoking nation’, not suprising… instead, the richest man in this country is the owner of smoking company. Although, government and MUI (Majelis Ulama Indonesia) is admited disadvantages and the dangerous of being a smoker, still…we are ‘smoking nation’. This is a general issues that became public secret (by ignoring the consequences)
(more…)